21 TANDA SURFER TIDAK MENCAPAI LEVEL TERBAIK (PANDUAN PESELANCAR PROFESIONAL) - SURFING REPUBLIC surfing republic

21 TANDA SURFER TIDAK MENCAPAI LEVEL TERBAIK (PANDUAN PESELANCAR PROFESIONAL)

21 TANDA SURFER TIDAK MENCAPAI LEVEL TERBAIK


Kamu tentu penasaran bukan?

Ya akupun sama, aku telah berusaha keras untuk mencapai level terbaik di bidang surfing, aku selalu berpikir surfing adalah hal terbaik dalam hidupku dan aku selalu ingin berkarya dibidang ini. Surfing Republic berusaha membedahnya menjadi bagian yang harus kita pelajari.

Entah sebagai seorang petualang atau sebagai ungkapan hati seorang anak pantai,  aku selalu bermimpi untuk sukses dan mewujudkan cita-cita di industry surfing, aku juga bisa merasakan kekhawatiran yang sama melanda beberapa temanku yang berada di jalur yang sama. 

Berarti kita tidak tidak jauh berbeda saudaraku, aku merasakan jalanku semakin macet dan melambat, makin kehilangan sentuhan sebagai seorang yang benar-benar akan sukses di industry surfing saat ini, menjadi atlet surfing international tentulah bukan tujuanku, tapi aku pernah berkumpul dengan dengan calon-calon surfer dengan bakat international yang akhirnya harus mengubur mimpi dalam-dalam, selain karena mereka tidak mendapatkan benefit yang cukup dari surfing mereka hanya bagian kecil dari industry surfing tapi bukan untuk kesejahteraan ekonominya.

peselancar hanya bagian kecil dari industry surfing, tapi bukan untuk kesejahteraan ekonominya, mereka melarat kecuali terlahir dari keluarga yang cukup.
Ini tidak seperti yang pernah kita pikirkan bahwa mereka tidak melakukan nasehat-nasehat yang telah dianjurkan oleh para senior sukses. 

Hari ini secara spesifik aku ingin menulis beberapa factor yang aku lihat sendiri sebagai surfer dan pelaku industrinya yaitu dengan tujuan mengangkat olahraga surfing sebagai olah raga national dan lahir anak-anak Indonesia yang berprestasi nantinya. 

Kepada para surfer yang berjuang saat ini mungkin kamu menghadapi masalah yang sama dan kamu seperti macet dan tidak ada harapan untuk maju atau mungkin kamu berpikir bahwa kamu tidak tercipta dengan bakat surfing seperti para legend? 

Atau kamu setengah mati mencoba bertahan dari sekedar buang-buang waktu di pantai, kapan sebenarnya kamu akan benar-benar jadi seorang peselancar professional tersebut? 

Mari kita lihat dan kenali tanda-tanda tersebut.

Aku tidak percaya ada yang mengatakan olah raga surfing tidak baik untuk masa depan ekonomi anak-anak indonesia, tapi kita bisa mengenalinya jika kamu merasa mendapat 4-5 tanda ini, masih tergolong normal tapi jika kamu mendapi 10,15, 18 dari dari tanda-tanda ini ada kemungkinan karirmu sebagai surfer bermasalah.

Mari kita lihat tanda-tanda ini dan cobalah jujur dengan dirimu mungkin inilah kenyataan yang terjadi padamu.

Hamu hanya surfer pemula

Tidak perlu ragu menyebut dirimuseorang pemula jika memang kamu seorang pemula, menjadi sportif terhadap apa yang akan kita kejar bukanlah sebuah kemunduran itu adalah gerbang pengetahuan di mana kita meletakkan level kita. 

Surfer pemula menerima kenyataan yang lebih menyakitkan dari yang dilihat di majalah, kamu tidak bisa menembus ombak seperti di gambar-gambar majalah professional itu. 

Kamu sekarang bisa merasakan bagaimana level mereka menjadi seperti saat ini bukanlah level seorang pemula, mereka telah berlatih ribuan jam untuk sampai pada lewel terbaik ini. Kamu yang pemula harus menentukan jam terbangmu sendiri, jika masih di bawah 10.000 jam sesi latihan maka kita harus menyebut diri kita pemula. 

Yang terjadi dengan cepat hanya mi goreng di atas meja.

Surfing hanya hobbi

Itulah yang terjadi selama ini bukan, kita tidak benar-benar ingin menjadi professional. 

Hobby ini hanya untuk menghilangkan jenuhmu sesaat setelah semua penat yang kamu dapatkan selama beberapa hari terakhir, hobby itu bukanlah barang yang serius. Jadi meski kamu hebat dengan hobbi ini tidak ada yang menjamin kamu akan menjadi seorang professional, karena bagi seorang professional hobby saja tidak cukup untuk mendongkrak kekuatan terbaik yang ada di dalam diri.

Katakan yang sebenarnya kamu mau dengan papan selancar yang kamu timang tadi sore itu, jika kamu ingin membawa dia melawan para peselancar professional maka kamu harus merubah diri dan papan selancar itu kan bisa masuk bagasi pesawat untuk bertarung melawan ombak besar di Hawaii. 

Kalo kamu tidak cukup kaya untuk hobbi ini maka kamu akan sekedar bermain hobby ini di sekitar rumahmu saja.

Kamu tidak berbagi pengetahuan

Surfing itu adalah ilmu pengetahuan dan itu sangat banyak sekali faktor pendukungnya, ingat surfing adalah cabang dari ilmu yang dikembangkan oleh om Archimides dengan teorinya, maka kamu harus beerbagi pengetahuan dengan sesama surfer. 

Tehnik dan pengetahuan alam adalah kunci dari semua pengetahuan surfing, ombak hari ini tentu berbeda dengan ombak hari kemarin, berbeda tekanan angin saja sudah cukup memberi perubahan ekstrem.

Kamu tidak bisa mencapai level pengetahuan ini sendirian, anjuran dari para pengamat dan teman-teman surfing murni menjadi catatan bagi karirmu dan perubahan yang akan kamu alami sekarang hingga tahun-tahun mendatang. 

Karena di surfing tidak ada rahasia pengetahuan, karena ini adalah olah raga alam dan alam selalu jujur dengan kondisinya. 

Jangan menutup diri, paksa diri untuk berbagi dan meminta petunjuk dari sesama surfer dan professional surfer.

Kamu bergaul dengan salah orang

Bisa jadi selama ini kamu hanya berteman dengan orang-orang yang hanya merugikan dirimu dan karirmu, ingatlah apa yang kamu lakukan akhir-akhir ini? 

Jika temanmu mengajakmu cenderung merusak diri dan pikranmu maka kamu perlu pertimbangkan kebutuhanmu berteman dengannya, kamu perlu mengatur waktu pertemanan dengannya, kamu hidup untuk mewujudkan mimpi masa depanmu bukan sekedar menghabiskan tiap malam dengan cara yang tidak baik dan merugikan kesehatan.

Jangan pedulikan dengan orang bule yang datang hanya untuk bersenang senang, mereka telah bekerja keras di negaranya untuk menikmati hidup di sini, kamu juga perlu bekerja keras untuk mengunjungi negara mereka, karena berteman saja tidak cukup untuk membawa pada level terbaik apalagi mengunjungi negara meraka.

Tehnikmu tidak bertambah

Sejak lulus sekolah SD beberapa tahun lalu adakah perubahan dari gayamu bermain surfing? Atau kamu hanya melakukan itu-itu saja, ini sangat erat kaitannya dengn daya kreatifitas dan perubahan yang akan kamu buat untuk menjadikan dirimu lebih dan naik satu level dari kemarin. 

Jika tidak merubah apapun dari tahun-tahun lalu pastilah ada yang salah dengan cara bermainmu.

Tehnik akan bertambah seiring waktu dan tingkat kesulitan pasti akan selalu ada pada setiap level, karena surfing adalah olahraga yang sifatnya seperti seni, maka kita akan sepakat dengan pepatah ala bisa karena biasa. 

Maka kebiasaan yang sudah kita kuasai perlu ditingkatkan levelnya. Olah raga ini telah berevolusi sangat cepat dan tehnik bisa lahir kapan saja di mana saja. Tidak ada batasan ukuran badan dan tehnik, kamu bisa berkreasi sesuka hatimu.

Tidak ada surfer professional di tempatmu

Seorang surfer professional akan memberimu bekal untuk menjadi orang sukses di bidang yang sama, untuk mencapai level seorang professional tentu mereka melewati banyak latihan dan jadwal ketat dalam hidupnya, jika ada mereka di sekitarmu maka kamu sangat beruntung, meniru jadwal latihan mereka dan meneliti betul apa yang mereka kerjakan dalam satu bulan akan memberi tahumu bahwa sangat berat perjuangan untuk menjadi seorang peofesional. 

Jadwal teratur dan disiplin yang mereka bangun adalah contoh inspirasi bagi jalan karirmu.

Ada banyak surfer cowok sukses di Indonesia, ada waktu di mana mereka tidak bisa diganggu dan tidak boleh terganggu, konsentrasi dan menepati jadwal pribadi adalah tantangan yang paling sulit dilawan oleh orang biasa, dan hanya kaum professional yang mengerti bagaimana berhadapan dengan jadwal sibuk latihan, latihan dan latihan. 

Mereka menang melawan rasa bosan yang orang biasa tidak pernah bisa menang.

Kamu tidak hidup di lingkungan surfer

Ketika kamu memutuskan untuk menjadi seorang surfer professional maka kamu harus tahu bahwa menjadi seorang surfer itu harus hidup dengan lingkungan yang sangat mendukung karirmu, kamu tidak bisa menetap di tengah Jakarta jika ingin menjadi atlet selancar professional, atau kamu tidak bisa tetap di pojok Pelabuhan Ratu jika ingin berkarir mejadi model surf fashion.

Lingkungan surfer adalah hal lain yang membuatmu selalu berpacu untuk menggapai hal yang lebih baik dari hari ke hari, selain butuh persaingan kamu juga butuh teman yang lebih banyak untuk melihat sendiri kemampuanmu, kritikan mereka tentang kemampuan dan skill adalah lingkungan yang sehat untuk membangun sebuah tradisi berlomba.

Semakin banyak surfer yang bergaul denganmu tentu kamu akan memiliki jam terbang lebih banyak ketimbang orang lain, karena banyak juga orang yang punya bakat alami dan luar biasa meskipun mereka bukan dari golongan surfer professional. 

Orang-orang inilah yang akan menjadi pendukungmu nanti di masa depan. Meraka yang dekat denganmu sekarang adalah orang yang loyal kepadamu di masa depan.

Kamu jauh dari laut dengan spot surfing

Memilih menggeluti bidang surfing, tentu saja kamu harus mempunyai spot surfing favorit dan cukup stabil untuk membuatmu selalu latihan, jika kamu yang hidup di tengah ibu kota Jakarta akan sangat sulit membangun karir sebagai atlet karena fasilitas ombak yang tidak memadai untuk mendukung jadawal latihan yang kamu buat, kamu harus membuat alternatif baru dan pindah keluar kota untuk menjadi seorang yang benar-baner professional.

Ombak adalah factor pendukung yang utama untuk membuatmu naik level, setelah bertahun-tahun menikmati ombak yang sama kamu butuh keluar ke tempat lain untuk menantang dirimu pada level selanjutnya. 

Rasanya aneh saja jika kamu tetap tinggal di kota yang tidak punya spot surfing tapi kamu ingin sekali menjadi seorang yang perofessional di bidang surfing.

Kamu tidak punya promotor

Keuntungan mempunyai promotor adalah mengarahkan karirmu pada jalur yang benar, mereka tahu betul kualitas untuk mencapai seorang yang surfer berkualitas dan bersaing menuju dunia professional, langkah-langkah kecil mereka adalah cara untuk menggapai sukses sukses kecil yang nantinya akan menjadi sekumpulan sukses besar, maka sekarang adalah waktumu untuk meningkatkan kualitas dirimu yang bisa dilihat oleh para promotor.

Berjuang sendiri rasanya akan membuatmu lebih cepat frustasi bukan? 

Maka langkahmu mendekati promotor harus dibarengi dengan kualitas yang seimbang, promotor punya banyak cara untuk melebarkan sayapmu, mereka akan menawarkan banyak hal yang mungkin kamu tidak ketahui betapa seluk beluk dunia surfing itu sangat rumit dan langkah menuju tangga karir sebenarnya adalah jalan terjal dan berliku. 

Sayangilah waktumu belajarlah yang benar dan sekali-kali liriklah kanan kirimu siapa tahu ada promotor, tunjukkan kualitas terbaikmu. 

Karena selain kamu butuh mereka, mereka juga sangat membutuhkanmu, ini adalah keuntungan yang sama. Simbiosis mutualisme.

Kamu tidak hidup di sebuah kelompok surfing

Sekarang sudah banyak kelompok surfing yang bisa mengakomodasi keberadaanmu, bergabunglah dengan sebuah kelomok surfing, jadi bagian dari mereka adalah keuntungan tersendiri. 

Kamu akan mendapat info lebih cepat dan biasanya gratis. 

Info itu adalah harga mahal yang harus dibayar di jaman ini. Jangan surfing sendiri jika masih ingin melanjutkan karir, biasanya sebuah kelompok surfing sering mangadakan acara-acara yang berguna untuk kebersamaan dan mendekatkan kamu pada beberapa hal yang tertulis di atas, seperti promoter, spot surfing, tourism, dan event local atau international.

Sekarang waktumu untuk browsing di social media, carilah mereka dan datanglah dengan sopan, tunjukkan dirimu adalah pribadi yang bersahabat dan punya cita-cita yang kuat untuk dicapai. 

Tidak ada waktu untuk malu atau menyendiri, sekarang waktumu untuk saling membantu sesama para surfer dan mulai menunjukkan siapa sebenarnya dirimu dan apa yang bisa kamu perbuat untuk mengejar cita-citamu.

Tidak ada diskusi dengan kelompok surfing tentang peningkatan kualitas

Ada kebiasaan yang kurang bagus dari sebuah komunitas, terutama komunitas online di social media yaitu cuek. 

Ingat kamu bergabung dengan sebuah komunitas surfing selain saling ingin membantu tapi juga peningkatan  kualitas bermain selancarmu.  Di sinilah letakkan dirimu sebenarnya, yaitu dengan berperan lebih terhadap karir bersurfing temanmu, lakukan apa saja untuk membuat mereka sukses, bantuanmu adalah semangat buat mereka. 

Apapun yang bisa kamu berikan, maka berikanlah. Pada hal tertentu kamu akan sangat membantu teman anggota surfing dengan banyak cara, jika kamu tidak bisa membantu dengan materi tentu masih banyak hal yang bisa kamu berikan seperti ilmu pengetahuan, support tanpa henti, memberi link-link penting untuk berlatih, standart latihan yang benar, info dan event yang cocok untuk diikuti dll. 

Sebuah kelompok surfing bukanlah hal untuk memundurkan semangat atau merusak konsentrasi karirmu di masa depan, jadi tetaplah berjalan pada track-track besar yang kamu cita-citakan.

Tidak punya standart latihan

Aku melihat bidang apapun menuju professional tidak bisa hanya latihan biasa saja, tentu ada jadwal yang harus dipatuhi dan inilah yang menuntun kita menuju level selanjutnya. 

Standart untuk seorang seperti levelmu saat ini tentu berbeda dengan apa yang harus dikerjakan oleh peselancar senior itu. Tapi jadwal dan daya latihanmu tentu tidak jauh beda dengan mereka. 

Kok bisa? Iya karena kamu akan menuju jalan yang mereka lalui dahulu, kecuali kamu punya jalan lain di dunia surfing. Misalnya karir surfing memang tidak melulu sebagai orang yang harus berperang dengan latihan dan ombak setiap hari, karena bisnis ini telah menjadi industry maka kamu bisa memilih detail-detail tertentu yang menunjang kehidupan masa depan, misalnya modeling atau entrepreneurs. 

Bahkan ke dua cabang yang disebutkan tadi juga memiliki tingkat  kesulitan yang sama dengan yang berjuang di laut. Maka standart latihan adalah sebuah kewajiban untuk dimiliki oleh mereka yang berjuang menuju tangga karir surfing. Singkatnya kamu tahu apa yang akan kamu kerjakan besok, hari selanjutnya, minggu depan, bulan depan dan begitu seterusnya. 

Semakin jauh kamu mempersiapkan dan mengatur jadwal semakin cepat kamu melihat perubahan dalam diri. 

Saat ini belum bisa menghidangkan kalian standart tersebut, namun aku berusaha untuk menyelesaikannya minggu depan dan bisa di download secara gratis oh ya untuk download dan info lebih cepat silahkan like halaman fb, linknya akan dibagikan gratis di situ, dan sampai ketemu minggu depan, tentu jika ada seorang yang profesional yang membantuku memberi masukan, aku akan sangat berterima kasih kepadanya.

Tidak punya sponsor

Ini adalah hal lain yang harus dipertimbangkan ketika kamu telah melewati beberapa level yang menurutmu bahwa kamu pantas untuk dilirik oleh sebuah sponsor, apa kegunaan sponsor? 

Tentu saja sangat banyak, meraka adalah orang butuh kita di dalam industry mereka, mereka orang yang loyal terhadap perkembangan kita, merekalah yang lebih memperhatikan kita, kenapa? Karena mereka telah mengorbankan materi untuk mendapatkan kita dan apa yang telah kita perbuat beberapa waktu ke depan. Dengan adanya sponsor kamu bisa melanjutkan latihan dan pengetahuan selancarmu lebih jauh, mungkin akan membuatmu bertemu dengan orang-orang yang tidak pernah kamu sangka dan mereka-mereka yang  sangat berpengaruh terhadap dunia surfing Indonesia.

Penilaian dari seorang professional

Ketika kamu bertemu seorang yang kamu anggap lebih baik dari segi kualitas dan pengetahuan, seharusnya di situlah kamu belajar lebih banyak dari yang selama ini kamu kerjakan, penilaian dari seorang professional sama denga ujian di dalam kelas, komentar mereka tentang kualitas diri adalah hal yang patut diapresiasi dan perlu dicatat, setelah itu dipelajari dengan cermat. 

Jika mereka menolak untuk memberi komentar itu berarti sudah jawaban sendiri, bahwa kamu terlalu baik secara kualitas atau tidak berkualitas sama sekali.

Mintalah saran dari mereka untuk hal-hal tekhnis yang tidak kamu mengerti, tentu mereka jadi seperti sekarang bukanlah atas perjuangan murni sendiri, ada banyak peran orang lain dalam membuat perencanaan dan tekhnis rumit yang mereka lalui dahulu.

Mempalajari detail lawan di kompetisi lalu

Jika kamu mengalami kekalahan di kompetisi itu tandanya kamu disuruh lebih banyak belajar, carilah video yang menayangkan dirimu dan tanyalah dirimu, apa yang terjadi denganmu saat itu, karena kebanyakan manusia yang sedang berkompetisi dengan orang lain tentu harus memahami ini “kalahkan dirimu sebelum mengalahkan orang lain”.

Sepertinya itu adalah kalimat yang benar dan setiap orang harus mengalahkan dirinya setiap hari, emosi dan amarah yang tidak terkontrol tentu saja hal tehnis lain yang harus dipertimbangkan.

Sementara faktor internal lainnya sudah kamu atasi mulailah meneliti kemampuanmu sebenarnya, apa yang kurang dari skillmu? Apakah yang menjadi andalan mereka yang menang hari ini? Apa yang membuatmu tidak menarik di mata juri? Kamu tahu betul jawaban itu. 

Maka sekarang kamu harus ambil bolpoin dan mulai mencatat segala kekurangn dan kelebihanmu. Langkah awal mengumpulkan informasi diri sendiri dan mulailah bandingkan dengan mereka, pelahari secara detail dan yakin hari esok akan lebih baik.

Tidak ada toko surfing international di tempatmu

Wah yang ini agak aneh memang, memang apa gunanya toko surfing kelas dunia ada di sekitar tempatmu? 

Tentu perusahaan besar telah meneliti jauh lebih banyak dari apa yang kita pikirkan, mereka tahu betul apa yang jadi target mereka, mereka tidak asal buka toko. 

Dengan adanya mereka maka promosi lebih banyak digalakkan ditempatmu, mereka akan membawa info lebih banyak untuk memberi tahu dunia sekitarnya agar lebih popular dan berbeda, serta layanan yang bisa dijangkau oleh banyak orang, silahkan kamu lihat letak toko-toko popular itu? pasti tumbuh bisnis yang lumayan di sekitar situ, dan itu sudah dibaca oleh mereka bahkan untuk beberapa tahun ke depan mereka telah membuat perencanaan. 

Ada baiknya kamu sering mampir dan mengobrol dengan mereka tentang rencana-rencana yang akan dipromosikan dalam beberapa bulan ke depan, setidaknya yang paling dekat ada rencana 12 bulan ke depan, cobalah sesuaikan rencana yang kamu bangun dan dengan rencana mereka, istilahnya menumpang kekuatan yang bisa dialirkan bersama mereka yang memang mempunyai pengaruh lebih besar.

Kamu gagal dengan latihanmu

Waktunya melihat spion bro? jangan asal belok. 

Benarkah yang kamu telah melakukan apa yang kamu rencanakan bulan ini, jika tidak sebaiknya kamu urungkan niatmu untuk latihan hari ini. Lihatlah lagi kemungkinan apa yang terjadi jika kegagalan latihan yang kamu lakukan terus berlanjut.

Jika kamu gagal menyelesaikan jadwal latihan yang kamu punya hingga 50% pasti kamu sangat sibuk dengan rencana lain, alias tidak focus, jika ternyata kamu tidak sibuk maka bisa dipastikan kamu seorang pemalas. 

Dan cita-cita besar tidak cocok untuk seorang pemalas.

Pikiranmu mulai menyempit terhadap perubahan

Serangan yang paling berbahaya bagi seorang yang sedang berjuang adalah kebosanan, yang bisa berujung pada puts asa. 

Apa yang kamu lihat saat ini hanyalah sebuah proses untuk menuju jalan yang lebih jelas. Perubahan itu ada depan sana, mungkin lima langkah lagi, atau sepuluh langkah lagi. Teruslah bergerak jangan mundur dari sini, kalo kamu melihat kebelakang tentu kamu sudh berjalan jauh, dan orang–orang telah berdoa untuk perjuanganmu, jangan pulang kalau hanya untuk menyatakan jalannya terjal dan jauh, itu bukan dirimu. 

Di depan sana perubahan besar siap menantimu, ada kepuasan di depan sana, tetaplah pegang obor tetap menyala dan biarkan terus menyala di dalam dirimu.

Lihatlah sekitarmu mereka yang kamu lihat gagal bukanlah mereka yang jatuh dan mati, mereka adalah orang-orang yorang yang berhenti dan menyerah ditengah jalan. Mereka tidak menemukan merubahan yang diharapkan dan mengatakan perubahan itu tidak ada, percayalah perubahan itu ada, dan akan selalu ada. 

Buka lagi pikiranmu, tenangkan dirimu, ini hanya panik sesaat kawan, pintu itu masih terbuka lebar untuk dibuka olehmu, ya maksudku adalah pintu kesuksesan dan itu tidak gratis.

Lakukanlah meditasi, latihan memfokuskan diri, lakukan ibadah-ibadah yang membuatmu tenang, jangan sekali-sekali mendekati hal yang merusak karirmu di masa depan. Ingat minuman keras dan mabuk bukanlah salah satu jalan menuju impian besarmu, itu hanya jalan bercabang yang merusak.

Kamu tidak punya buku surfing

Membaca tentu adalah hal lain yang sering diabaikan oleh para pengejar cita-cita, itulah sebenarnya yang menjadi sebab-musabab tidak berkembangnya ilmu pengetahuan, ilmu yang menjadi dasar bagi manusia untuk maju. 

Di sini aku lebih suka untuk mengatakan bahwa surfing itu punya standart penilaian, juri punya standart penilaian, dan semua yang kamu kerjakan punya standart penilaian. Semua standart itu bukanlah secara lisan  dan tidak cukup untuk didengarkan saja. Semua itu telah tertulis dalam sebuah buku, maka kamu harus mencari bukunya dan membacanya dengan teliti.

Membaca buku surfing tentu membukapengalaman baru dan detail-detail yang selama ini terabaikan. Kemampuan untuk membangun kebiasaan baru seperti membaca bukanlah hal yang mudah, mungkin membaca bukanlah hobbimu, tapi ingatlah bahwa orang professional itu bukanlah orang yang bodoh dan hanya tahu surfing di laut saja. 

Mereka yang membangun karir di industry surfing adalah orang yang punya hobby membaca dan mempraktekkan dalam hidup. Jangan habiskan waktumu hanya untuk surfing saja, luangkan waktumu untuk membaca dan mencatat hal-hal penting.

Tidak ada cross training

Ingatlah bahwa untuk mencapai sebuah tujuan ada banyak jalan dan cara, latihan surfing di laut saja tidak cukup, kok bisa? Itu hanya satu aspek diantara seribu keahlian yang harus kamu kuasai untuk menaklukkan banyak surfer di seluruh dunia, dan cita-citamu menuju tangga sukses sebagai peselancar no 1 dunia pertama di Indonesia.

Aku juga hobbi menulis dan aku melakukan cross training dengan latihan menghayal dan memvisualkan kedaan sekitar.

Aku berusaha mencari buku-buka yang menunjang kualitas tulisan lebih baik dan menyajikan dalam suasana yang lebih santai, aku belajar agar marketing agar tulisanku sampai ke tangan kalian saat ini, aku berlari-lari dan melakukan olah raga fisik agar punggungku tidak sakit ketika sedang membaca dan menulis, aku melakukan yoga agar bisa konsentrasi dan menyeimbangkan emosi ketika tidak sedang dalam kondisi bagus untuk menulis. 

Dan untukmu yang sedang berjuang untuk menjadi peselancar professional maka lakukan training tambahan, aku menyebutnya cross training, latihan yang sebenarnya tidak berhubungan dengan selancar namun sangat berguna jika kamu sedang berselancar, seperti latihan silat untuk kegesitan dan kekuatan fisik dan pikiran, senam yoga untuk keseimbangan, tinju untuk kekuatan kakimu. 

Masih banyak yang bisa kamu lakukan di luar surfing untuk mendukung kemampuan fisik dan psikis lebih baik. 

Sekarang pilihlah salah satu yang bisa kamu lakukan dengan konsisten.

Kamu menganut "surf eat sleep"

Jika kamu sering melihat ini tertulis di papan selancar itu normal, tapi ingat ini bukanlah untukmu! 

Kamu bukanlah peselancar  “surf eat sleep” karena kamu sedang berjuang, ini adalah konsumsi para turis, para turis berbeda dengan orang yang sedang mengejar cita-cita.

Buatmu yang sedang berjuang di jalur ini ingatlah ini “surf learn grow”, capailah levelmu dengan semangat kawan, ada banyak orang akan menggodamu di luar sana untuk menyingkir dari jalur yang telah kamu buat, salah satunya adalah gaya hidup, gaya hidup yang tidak sehat, kamu juga bukanlah anak pantai biasa, banyak orang yang akan belajar dari sejarahmu, banyak orang menunggumu di belakang, mereka menunggu untuk meneriakkan namamu. Ingatlah mereka sedang menunggu jadi jangan hanya “makan dan tidur” karena kalo mereka bosan mereka tidak akan menunggumu lagi dan kamu akan merasa sepi. 

Kembali lihatlah spion, lihatlah senyum intrukturmu, lihatlah emosi pendukungmu yang berteriak memanggilmu, lihatlah doa mamamu, lihatlah perjuangan ayahmu, mereka adalah keluarga dan pendukung utamamu. 

Jangan buang cita-citamu di jalanan dengan  hal yang merusak diri dan sifat pemalas itu.  

Jadi apakah kamu merasa hancur? 


Maaf, aku dalam keraguan besar untuk memposting ini, takut membuatmu putus harapan dan memutuskan untuk bermain-main saja, atau ada orang pemula dengan berkah bakat yang luar biasa merasa takut dengan banyaknya kekurangan, hilang kepercayaan diri. 

Kenyataannya semua surfer mengalami hal ini, entah mereka yang menyebut diri pemula dan baru belajar pop-up atau yang akan masuk dunia professional, kamu harus sadar bahwa banyak orang yang menginjak sukses akan melewati banyak hal ini, bahkan nyaris semua, kecuali satu yaitu “yang terakhir”. 

Semua tanda-tanda bahaya di atas tidak ada yang tahu hingga  kita benar benar berdiri  bergerak dan menolak untuk menyerah, inilah yang disebut keberanian.

Jadi apa yang kamu perbuat? jika kamu khawatir dengan gaya hidup berselancarmu, saranku adalah mulailah berpikir, dari pada sekedar bermain selancar tidak jelas setelah itu minum beer dan berharap setelah itu kamu akan jadi seorang peselancar professional di masa depan, bagiku menjadi seorang peselancar professional itu bukan sekedar keberuntungna semata, lalu dapat duit dari sponsor dan kaya. Ingatlah kawan bagiku mengejar karirku sendiri itu tidak jauh berbeda dengan perjuangan menjadi peselancar professional caranya, bahkan mungkin akan mirip dengna lagu alay itu “berangkat pagi pulang pagi demi untuk mencari rejeki”. 

Bagi mereka yang berpikir strategis membuat rencana hidup lalu berangkat latihan untuk mewujudkannya bukan sebuah kemustahilan, yang jelas bukan “surf eat sleep”.
Kadang ini sesuai rencana kadang tidak, tapi setiap kesempatan adalah  pelajaran bagi meraka yang bersungguh-sungguh meskipun nanti kamu harus kalah dikompetisi kamu akan melangkah keluar dengan sebuah pelajaran dan langkah lebih fresh menatap masa depan.
Ini artinya tidak masalah dengan apa yang kamu kerjakan belakangan ini, tapi karena kamu ingin benar benar berubah. Artinya kita tidak harus menang dan mendapat  sponsor dan bisa bertanding di kelas international. Yang aku maksud adalah kesadaran kita benar-benar sempurna untuk menjadi seorang     profesional, kita akan melangkah keluar kawan dan melewati gerbang malas itu.

Jadi tegakkan dada dan analisa lagi langkah-langkah, bergeraklah, lebih dari itu selalu percaya diri dan percayai dirimu. Jika kamu tahan banting dan bekerja keras dan cerdas kamu akan ada di puncak kejayaan dengan pasti. 

Dari 21 hal ini akan aku coba uraikan dengan jelas dan kamu bisa membacanya ketika sedang santai, jangan lupa like dulu Fan Page aga tidak ketinggalan berita.

Jika kamu melakukan bersungguh sungguh kamu akan dihargai.


CONVERSATION

INSTAGRAM